JAYAPURA — Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Papua terus memperkuat literasi dan inklusi pasar modal di Tanah Papua melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, sekolah, serta pemerintah daerah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 yang berhasil mencatat rekor nasional dengan menjangkau 36.605 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan, 5–7 November 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.372 pengunjung hadir secara langsung, meningkat 31,59 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 11.682 pengunjung. Sementara 21.233 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara virtual melalui kanal digital BEI dan kegiatan nonton bareng di berbagai daerah.
Di Papua, BEI memperluas edukasi pasar modal melalui rangkaian Sekolah Pasar Modal (SPM) dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang berlangsung pada Oktober hingga November.
Program tersebut melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan sekuritas, perguruan tinggi, serta mitra Galeri Investasi BEI di sejumlah wilayah Papua.
Berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari Sekolah Pasar Modal Syariah, Non-Syariah, SPM Online hingga Fieldtrip Literasi Keuangan bagi mahasiswa, dosen, sivitas akademika, dan pelajar SMA/SMK.
SPM Syariah melibatkan IAIN Fattahul Muluk Papua dan IAIN Sorong. Sementara SPM Non-Syariah menjangkau delapan perguruan tinggi mitra, yakni Universitas Victory Sorong, Universitas Cenderawasih, Universitas Muhammadiyah Pendidikan Sorong, Universitas Muhammadiyah Sorong, STIE Port Numbay Jayapura, Institut Swadiri, Universitas Yapis Papua, dan Institut Jambatan Bulan Timika.
Selain itu, BEI Papua juga mendukung kegiatan Nonton Bareng (Nobar) CMSE 2026 bersama empat mitra, yakni Universitas Yapis Papua, IAIN Fattahul Muluk Papua, IAIN Sorong, dan SMA Negeri 1 Jayapura.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan sivitas akademika. Mereka dapat mengikuti seminar, talkshow, serta edukasi pasar modal yang disiarkan langsung dari Jakarta.
Galeri Investasi Papua Raih Penghargaan Nasional
Kontribusi Papua dalam pengembangan pasar modal nasional juga terlihat melalui pencapaian empat Galeri Investasi yang masuk nominasi Galeri Investasi BEI Award 2026.
Keempatnya adalah Galeri Investasi BEI Universitas Yapis Papua, Galeri Investasi BEI Universitas Papua, Galeri Investasi BEI Institut Jambatan Bulan Timika, serta Galeri Investasi Digital BEI Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura.
Dari empat nominasi tersebut, Galeri Investasi Digital BEI Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura berhasil meraih penghargaan Galeri Investasi Teraktif kategori Pemerintahan Daerah tingkat nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik Lambert kepada Kepala Bidang Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura.
Capaian ini menjadi bukti kontribusi mitra Galeri Investasi di Papua dalam memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pasar modal melalui kerja sama dengan perguruan tinggi maupun pemerintah daerah.
Melalui berbagai program tersebut, BEI Papua terus mendorong penguatan ekosistem pasar modal yang inklusif dengan melibatkan OJK, perusahaan sekuritas, perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, dan mitra Galeri Investasi.
Edukasi berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat, karakteristik produk, serta risiko investasi sehingga masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih terencana dan bertanggung jawab.
Sejalan dengan tema CMSE 2026, “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, BEI Papua berkomitmen memperluas literasi dan inklusi pasar modal, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat di berbagai wilayah Papua, guna mendorong lahirnya investor yang cerdas, mandiri, dan berorientasi pada tujuan keuangan jangka panjang.*








































