RSUP Jayapura Perkuat Layanan Kesehatan Modern di Tanah Papua

0
Oplus_131072

Jayapura — RSUP Jayapura terus memperkuat transformasi layanan kesehatan sebagai rumah sakit rujukan utama di Tanah Papua melalui pengembangan layanan spesialistik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan fasilitas dan teknologi kesehatan yang terintegrasi.

Sebagai rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, RSUP Jayapura memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Papua dan wilayah sekitarnya.

Direktur Utama RSUP Jayapura, Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu mengatakan transformasi layanan kesehatan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“RSUP Jayapura terus berupaya transformasi layanan kesehatan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya dalam kegiatan Media Gathering di RSUP Jayapura, Jumat (29/05/2026).

Saat ini RSUP Jayapura terus mengembangkan layanan unggulan KJSU yang meliputi kanker, jantung, stroke, dan urologi, serta layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) sebagai bagian dari program prioritas nasional penguatan layanan rujukan. Selain itu, rumah sakit tersebut juga memperkuat layanan mata dan penyakit infeksi seperti tuberkulosis, HIV, dan malaria.

Pengembangan layanan tersebut didukung fasilitas kesehatan modern mulai dari instalasi rawat jalan, IGD, ICU, ruang operasi, hingga fasilitas diagnostik seperti CT Scan, MRI, mamografi, USG, laboratorium modern, dan cathlab.

Untuk layanan rawat inap, RSUP Jayapura menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dengan kapasitas maksimal empat tempat tidur dalam satu ruangan dan jarak antar tempat tidur mencapai 1,5 meter. Ruangan juga dilengkapi pendingin udara, kamar mandi dengan sistem keamanan pasien, serta panel bed terintegrasi dengan oksigen dan suction sentral.

Selain KRIS, tersedia pula ruang rawat inap VIP, VVIP hingga President Suite. Saat ini kapasitas tempat tidur di RSUP Jayapura mencapai 203 tempat tidur sesuai kebijakan rumah sakit tipe B dari Kementerian Kesehatan RI.

RSUP Jayapura juga terus melakukan transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi rumah sakit dan digitalisasi layanan guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat.

Dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan, RSUP Jayapura menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Universitas Cenderawasih, rumah sakit daerah, BPJS Kesehatan, hingga media massa.

Menurut dr. Petronella, keterbukaan informasi publik dan edukasi kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif bersama media.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jelas terkait layanan kesehatan di RSUP Jayapura. Karena itu, komunikasi yang terbuka dengan media menjadi sangat penting,” katanya.

Ke depan, RSUP Jayapura berharap kemitraan dengan media dapat terus diperkuat guna mendukung edukasi kesehatan masyarakat serta memperluas penyebaran informasi positif mengenai perkembangan layanan kesehatan di Papua.*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini