Kopi, Kayu, Ranting, Alang-Alang, dan Mimpi Besar Tinus Wetipo

0
Oplus_131072

Wamena, Papua Pegunungan – Latar belakang pendidikan tidak selalu menentukan kesuksesan seseorang dalam berwirausaha. Hal ini dibuktikan oleh Tinus Wetipo, pemuda asal Wamena yang berhasil membangun usaha kafe kopi di Hulekama, ia hanya mengenyam pendidikan sampai  kelas 4 SD.

Ketika ditemui di kafenya, Hulkam Kaffee Tinus bercerita bahwa keinginannya membuka usaha muncul setelah melihat teman-temannya yang punya usaha kafe usahanya berkembang.

“Status pendidikan saya terputus dari SD kelas empat.  Saya lihat banyak teman-teman usahanya berkembang, kemudian saya punya keinginan untuk buka usaha, ” ujarnya, Jumat (19/06).

Berawal dari Gerobak Kopi 

Tinus memulai langkahnya pada 10 Agustus 2025 dengan berjualan kopi menggunakan gerobak keliling. Dari gerobak tersebut, muncul pikiran untuk berkembang lebih jauh.

“Jadi dari gerobak itu ada pikiran untuk berkembang, ingin punya kafe,” kata Tinus.

Kafe yang dibangunnya pun kental dengan nuansa lokal. Bahan bangunan diambil dari alam sekitar seperti tali, alang-alang, dan kayu ranting.

Untuk menu kopinya, Tinus saat ini hanya menggunakan dua jenis biji kopi lokal, yaitu kopi Tiom dan kopi Kurima.

Meski berjalan, usaha kafe ini tak lepas dari tantangan. Tinus mengaku tidak ada duka yang berarti, hanya saja pengunjung kadang sepi karena faktor lokasi.

Meski begitu, ia tetap optimistis. Harapannya ke depan, usaha yang dibangun di atas tanah milik sendiri ini bisa berkembang lebih besar.

“Harapan ke depan ingin sekali berkembang yang lebih besar dari yang ada sekarang,” pungkasnya.*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini