JAYAPURA — Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredikus Mackmarimboen mendorong peningkatan kompetensi generasi muda Papua agar keterampilan yang dimiliki dapat membuka peluang kerja dan membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik.
Salah satu upaya yang mengemuka dalam bincang santai bertajuk “Kopi, Pemuda, Kebinekaan” adalah mendorong fasilitasi sertifikasi barista bagi anak muda yang menekuni dunia kopi.
Kegiatan yang berlangsung di BM Coffee, Kotaraja, Kota Jayapura, Minggu (25/10/2026), tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia”.
Dalam diskusi tersebut, Fredikus menyoroti pentingnya membekali generasi muda dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, kemampuan yang dikembangkan secara serius dapat menjadi modal untuk memperoleh pekerjaan maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Profesi barista menjadi salah satu bidang yang dapat dikembangkan oleh anak muda, seiring dengan tumbuhnya usaha kedai kopi dan peluang di sektor kuliner, pariwisata, serta perhotelan.
Karena itu, muncul gagasan untuk mendorong koordinasi dengan instansi pemerintah terkait guna memfasilitasi sertifikasi barista.
Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengakuan terhadap kompetensi pekerja sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap keterampilan yang dimiliki para barista.
Dengan adanya pengakuan kompetensi, generasi muda diharapkan memiliki nilai tambah ketika melamar pekerjaan maupun mengembangkan karier di industri kopi.
Selain membahas peluang kerja, Fredikus juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.
Generasi muda diharapkan mampu menjaga diri, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta ikut mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Keterlibatan pemuda dalam kegiatan positif juga menjadi salah satu cara untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.
Melalui kegiatan yang mempertemukan pemuda dari berbagai latar belakang, komunikasi dan kebersamaan diharapkan semakin terbangun. Ruang dialog seperti ini dapat dimanfaatkan untuk bertukar gagasan, memperluas jaringan, dan mendorong partisipasi anak muda dalam kehidupan sosial.*








































