Mengatasi menumpuknya ASN di Papua, inilah yang akan dilakukan MARI-YO

0

JAYAPURA –  Menjawab pertanyaan panelis di sesi kedua, debat ketiga Pemilihan Gubernur Papua, paslon nomor urut 2 MARI-YO, dengan  lugas  menjawab pertanyaan panelis.

Yang ditanyakan panelis, pasca pembembentukan 3 daerah otonom baru  di provinsi Papua terjadi penumpukan jumlah ASN sebanyak  8.351 orang hal ini meningkatkan belanja aparatur, daripada belanja pembangunan, selain itu terjadi penurunan anggaran, dari Rp 15 Triliun menjadi Rp. 2,6 Triliun, sehingga terjadi  kesenjangan fiskal. Lalu apa kebijakan paslon nomor urut 2 untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Calon Gubernur Papua Matius Fachiri dengan lugas menjawab, langkah – langkah  yang akan kami lakukan yaitu,  menyusun konsep mitigasi terhadap permasalahan belanja aparatur sipil negara.  

“Sehingga tidak membebani fiskal  daerah dengan berkoordinasi guna mempersingkat merelokasi ASN dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendagri, Menpan RB  dan BKN, ini juga sebagai akibat dari lahirnya undang-undang otonomi khusus di Papua yang sudah dimekarkan menjadi 3 DOB,” katanya, saat Debat ketiga pemilihan gubernur Papua, Kamis (21/11).**

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini