Nabire – Pemerintah daerah Intan Jaya dalam hal ini Dinas Sosial, menyoroti kondisi keamanan bandar udara yang dinilai masih memprihatinkan.
Kepala Dinas Sosial Intan Jaya Nataniel Kobogau mengatakan, beberapa kabupaten seperti Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya sangat bergantung pada transportasi udara untuk mobilisasi pemerintahan dan distribusi bantuan.
“Ketergantungan tersebut membuat peran pengamanan bandara menjadi sangat krusial. Namun, kami menilai masih terdapat berbagai kejanggalan dalam pelaksanaan tugas oleh petugas KP3 Udara di bandara,” katanya, Rabu (18/03).
Pemerintah daerah dari wilayah pegunungan Papua Tengah meminta agar pengawasan terhadap KP3 Udara diperketat, termasuk penegakan aturan di area bandara. Salah satu sorotan adalah masih adanya orang yang bukan penumpang berada di ruang tunggu, yang seharusnya dibatasi demi menjaga keamanan dan ketertiban.
“Selain itu, adanya gangguan dari sekelompok oknum masyarakat yang berdomisili di Nabire. Kelompok tersebut disebut kerap menghadang aktivitas pemerintah, termasuk penyaluran bantuan ke daerah pegunungan Papua Tengah, serta melakukan intimidasi dengan meminta bagian,” ungkapnya.
Insiden semacam ini, lanjutnya, dilaporkan telah beberapa kali terjadi di area bandara, bahkan di hadapan petugas KP3 Udara. Namun, tindakan pengamanan dinilai belum maksimal karena para pelaku tidak ditindak secara tegas.
“Situasi ini sangat mengganggu aktivitas pelayanan publik dan distribusi bantuan. Kami berharap ada ketegasan dari petugas keamanan bandara,” ujarnya.
Mewakili Pemerintah daerah Ia pun mendesak agar aparat KP3 Udara menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk menindak tegas pelaku yang kerap membuat keributan, seperti memalang bandara dalam kondisi mabuk dan melakukan tindakan meminta-minta kepada pengguna jasa bandara.
“Dengan peningkatan pengawasan dan penegakan aturan yang lebih tegas, diharapkan situasi keamanan di bandara dapat kembali kondusif, sehingga aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di wilayah pegunungan Papua Tengah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.**








































