JAYAPURA– Wilayah Indonesia bagian Timur tidak akan melakukan lockdown atau semacamnya meskipun statusnya adalah siaga darurat, dan ini berlaku bagi seluruh kabupaten/kota, namun Papua tetap mewaspadai itu.
Demikian disampaikan Sekda Papua, Herry Dosinaen kepada wartawan usai mengikuti rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua di Swisbell Hotel Jayapura, Selasa (18/03).
” Memang Virus Corona ini pasti akan berdampak sekali untuk di Papua, makanya kami minta pengawasan benar-benar dilakukan. Jika ada yang dengan sengaja menimbun atau sebagainya, tentu akan ditindak tegas,” kata Dosinaen.
Sementara untuk menjaga semua kebutuhan masyarakat baik sembako, obat-obatan hingga bahan bakar minyak, kata ia, pemerintah provinsi sudah meminta Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw untuk melakukan pengawasan.
Sedangkan mengenai kebijakan aktivitas pendidikan, menurut ia, akan ada surat khusus terkait itu, karena Pemerintah Papua tidak ingin ketika adanya keputusan ini akhirnya berdampak bagi para peserta didik, mengingat tahun ini merupakan agenda ujian nasional.
” Malam ini surat edaran itu akan keluar setelah ditandatangani pak wakil gubernur sehingga bisa diinformasikan ke publik,” jelasnya.(berty)








































