Petinju asal Papua Geisler Ap Raih Empat Sabuk Tinju Internasional

0
Petinju asal Papua Geisler Ap memegang empat sabuk yang telah diraihnya saat berfoto bersama Penjabat Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siep pada momentum hari olahraga nasional atau Haornak ke-42 yang diperingati oleh Pemprov Papua Pegunungan di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (9/9) 2025.

WAMENA-Petinju asal Papua Geisler Ap telah meraih empat sabuk tinju internasional selama berkiprah pada cabang olahraga atau cabor baku pukul tersebut.

Empat sabuk yang saat ini berada digenggam petinju berdarah Biak Numfor itu yakni World Boxing Council (WBC), World Boxing Association (WBA), Asian Boxing Federation (ABF), World Boxing Council (WBC) Asia Continental.

Geisler Ap di Wamena, Selasa mengatakan saat ini telah memiliki empat sabuk tinju dari empat kelas berbeda yang telah dipertahankannya selama ini.

“Saya juga pada 28 Agustus 2025 bertanding di Thailand, dan berhasil mengalahkan petinjul Myanmar dengan KO pada ronde kedua dan mempertahankan gelar atau sabuk WBC Asia Continental,” katanya kepada wartawan usai mengikuti Apel Hari Olahraga Nasional atau Haornas Tingkat Provinso Papua Pegunungan, Selasa (9/9) 2025.

Menurut dia, rencana ke depan dalam tahun ini adalah mempertahankan gelar WBC dan merebut gelar International Boxing Organization atau IBO.

“Pertandingan yang saya siapkan dalam tahun ini adalah menggelar pertandingan untuk mempertahankan gelar WBC dan ingin merebut gelar IBO,” ujarnya.

Dia menjelaskan keinginannya untuk pertandingan kelas dunia akan dilangsungkan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

“Pertandingan kelas dunia yang rencana kami gelar di Wamena ini merupakan pertandingan terakhir di penghujung karier sebelum gantung sarung,” katanya.

Dia menambahkan Kota Wamena dipilih untuk digelarnya pertandingan kelas dunia karena awal karier tinju dirintis di daerah ini.

“Saya mengawali karier sebagai atlet tinjuk itu di Kota Wamena, dan akan mengakhiri karier tinju pun di Kota Wamena. Dan itu menjadi target saya dan tim dalam tahun ini,” ujarnya.

Dia berharap ada dukungan pemerintah daerah baik provinsi dan delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk mendukung terlaksananya pertandingan tinju dunia di Ibu Kota Papua Pegunungan tersebut.

“Saya dan tim belum memutuskan tanggal dan bulan berapa akan digelar pertandingan tinju dunia tersebut. Tetapi yang pasti, pertandingannya diupayakan dalam tahun ini,” katanya.

Dia berharap prestasi gemilang di cabang olahraga tinju ini dalam ditularkan kepada generasi muda di Papua Pegunungan.

“Saya berharap adik-adik di sini bisa berbuat lebih dari apa yang telah saya ukir. Tinju bukan sekadar olahraga keras, tetapi olahraga yang mengatur tentang kedisplinan, fokus dan kerja sama antara pelatih dan atlet di setiap latihan,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini