Pemprov Dorong Rute Penerbangan Baru di Papua Pegunungan

0

WAMENA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Perhubungan setempat mendorong rute baru penerbangan di daerah itu guna membantu memudahkan transportasi bagi masyarakat delapan kabupaten.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Papua Pegunungan Isak Yando mengatakan pengusulan rute penerbangan merupakan langkah strategis yang memiliki dampak besar dalam percepatan pembangunan di delapan kabupaten.

“Dengan adanya rute penerbangan baru maka mobilitas dan akses transportasi masyarakat akan lebih muda menjangkau wilayah-wilayah terisolir di Papua Pegunungan,” katanya usai membuka kegiatan pengusulan rute baru penerbangan ke dan dari daerah wilayah Papua Pegunungan tahun 2025 yang digelar Dinas Perhubungan Papua Pegunungan, Selasa (9/12) 2025

Menurutnya, dengan adanya rute penerbangan baru akan meningkatkan perekonomian di wilayah Papua Pegunungan karena wilayah yang medannya sulit dapat segera terjangkau dengan transportasi udara.

“Untuk rutenya sendiri masih akan dibahas, mana saja yang menjadi prioritas utama penerbangan di tahun depan untuk memudahkan masyarakat ke dan dari wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.

Yando menjelaskan transportasi udara di Papua Pegunungan bukan hanya sarana perjalanan tetapi menjadi kebutuhan utama masyarakat di delapan kabupaten selama ini.

“Masih banyak kampung-kampung delapan kabupaten belum dapat diakses melalui jalur darat, satu-satu transportasi masyarakat untuk melihat dunia luar hanya dengan pesawat atau transportasi udara,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena Fitrajaya Siwu mengatakan sangat mendukung kegiatan pengusulan rute baru penerbangan di wilayah Papua Pegunungan khususnya penerbangan pesawat kecil di wilayah terisolir.

“Kami tidak pungkiri yang saat ini memegang peranan penting dalam arus barang dan penumpang di wilayah Papua Pegunungan adalah transportasi udara. Kegiatan ini sangat baik, dimana pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi untuk menciptakan konektivitas transportasi udara di wilayah delapan kabupaten Papua Pegunungan,” katanya.

Dia meyakini dengan konektivitas transportasi udara maupun darat yang baik di wilayah Papua Pegunungan maka dapat membantu menekan tingkat kemahalan bahan pokok atau bapok.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini