
WAMENA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara, Papua Pegunungan mendorong pembentukan 546 Koperasi Desa (KOpdes) Merah Putih di daerah setempat guna mendukung perekonomian masyarakat di seluruh kampung.
Bupati Tolikara Willem Wandik mengatakan di daerahnya jumlah kampung adalah 546, dan pihaknya mendorong untuk seluruh kampung itu masuk dalam program Kopdes Merah Putih.
“Kami sangat paham bahwa program nasional Kopdes Merah Putih ini sangat baik dalam meningkatkan potensi desa atau kampung mengelola sumber daya yang ada di situ. Apalagi pembiayaannya sangat jelas telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” katanya beberapa waktu lalu kepada sejumlah wartawan di Wamena.
Menurut dia, dari 546 kampung, sekitar 200 kampung ini telah memperoleh akta notaris untuk menjadi Kopdes Merah Putih.
“Sekitar 200 kampung telah memperoleh akta notaris untuk menjadi Kopdes Merah Putih. Yang sisanya kami dorong supaya sebelum peluncuran pada 21 Juli 2025 nanti bisa ikut semua,” ujarnya.
Dia menjelaskan distrik-distrik di Kabupaten Tolikara masih banyak yang akses transportasinya terbatas, hanya bisa menggunakan pesawat.
“Beberapa waktu lalu juga kami telah melakukan perjanjian kerja sama dengan salah satu maskapai penerbangan untuk menjawab tantangan alam di Tolikara. Dengan kondisi alam ini, maka Kopdes Merah Putih menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dia mengharapkan melalui program Kopdes Merah Putih hasil bumi masyarakat di 546 kampung dapat terserap baik dan meningkatkan taraf hidup mereka.
“Masih banyak kampung yang terisolasi dari sentuhan pemerintah, maka saya dan pak wakil terus berusaha untuk membuka layanan pemerintah di sana, salah satunya mendukung program Kopdes Merah Putih untuk kemakmuran masyarakat,” pungkasnya.







































