
JAYAPURA-Menyikapi peredaran virus corona yang sudah masuk di Indonesia maka Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengambil beberapa kebijakan diantaranya, meliburkan PAUD, TK, SD, SMP dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Jayapura selama 15 hari (17-31 Maret).
“Sedangkan untuk rumah sakit, Puskesmas, TNI dan Polri tetap bekerja seperti biasanya,” kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano usai menggelar rapat bersama Forkompinda Kota Jayapura di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (16/3).
Selain itu, kebijakan lainnya yang diambil Pemkot Jayapura adalah, melakukan advokasi dan penyuluhan ke masyarakat bagaimana mencegah penyebaran virus corona. Serta bagaimana langkah konkrit yang akan ditangani.
“Kami akan menyemprotkan desinfektan di lima distrik Kota Jayapura. Sampai ke kelurahan, kampung, RW dan RT,” ujarnya.
Tak hanya itu, lebih lanjut Benhur Tomy Mano mengatakan pihaknya sudah minta supermarket dan hotel yang ada di Kota Jayapura menyiapkan hand sanitizer untuk para pengunjung.
“Saya juga telah minta membagi gratis masker dan hand sanitazer untuk masyarakat Kota Jayapura,” tuturnya.
Ditambahkan, untuk anak sekolah yang diliburkan, pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura serta pengawas sekolah dan orang tua murid agar memantau anak-anak selama libur.
“Untuk anak sekolah saya minta Dinas Pendidikan dan Pengawas Sekolah kita liburkan tapi tetap dipantau. Berikan pekerjaan tambahan supaya mereka tetap belajar,” pungkasnya.(nik)







































