JAYAPURA- Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua dari jalur independen Agustinus Donal Ohee,ST (ADO) dan Edison Tanati, S.IP, semakin memantapkan diri maju di Pilgub Papua.
Ketika ditanya kesiapan pencalonannya sebagai bakal calon gubernur Papua di Pilkada Gubernur Papua tahun 2024, ADO berkata, saat ini tahapan pencalonan gubernur sedang dilakukan oleh KPU Provinsi Papua dan ia sudah mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur Papua dari jalur Perseorangan atau Independen dan tahapan selanjutnya sedang berproses di KPU Provinsi Papua.
“Kita ikuti dan tunggu hasil keputusan KPU Provinsi Papua seperti apa nanti,” katanya baru-baru ini.
Dalam Pilkada Gubernur Papua tahun 2024 ini, lanjutnya, semua anak Tabi Saireri punya hak memilih dan dipilih.
“Jadi kita harus hargai dan hormati itu karena itu dijamin dalam undang-undang, soal hasil tergantung siapa yang nanti dipilih dan dipercaya oleh rakyat Papua, rakyat sudah pintar sekarang,” ujarnya.
Diakuinya, dari awal selalu berpegang pada prinsip dan komitmen serta konsisten, karena mau jadi pemimpin itu harus tunjukkan prinsip seperti itu.
“Karena saya dari awal ingin maju dengan independen, ya saya konsisten tidak masuk partai politik walaupun ada godaan dan tawaran dari partai saat Pileg lalu, untuk jadi Caleg saya tolak, tetap konsisten tidak kesana kemari,” katanya.
Ia fokus di jalan yang sudah dipilihnya, untuk ia jalani dengan konsisten dan komitmen di jalur independen.
“Bukan coba-coba maju dulu di Caleg nanti setelah terpilih masih mau maju lagi di Pilkada, jadi semua jabatan mau di kuasai dan diborong semua, sehingga itulah prinsip dan komitmen yang saya pegang secara konsisten sampai hari ini, biarlah nanti rakyat yang menilai dan memilih, pemimpin seperti apa yang mau dipilih dalam Pilkada Gubernur tahun ini,” katanya.
Untuk maju dalam Pilkada Gubernur Papua, lanjutnya, ia mengusung konsep Visi misi Pembangunan Papua Baru, suatu konsep dan visi misi yang telah dilakukan sebelumnya oleh bapak Barnabas Suebu saat menjadi gubernur Papua tahun 2006-2011 lalu.
“Karena saya pernah bersama beliau selama menjadi gubernur Papua saat itu, maka saya lihat konsep yang sudah ada dan pernah dilakukan, itu adalah landasan bagi pembangunan di Papua,” ungkapnya.
Ia mengatakan, mengapa tidak ia lanjutkan membaca dan wujudkan mimpi dari bapak Barnabas Suebu saat itu, dan ia rasa itu juga adalah harapan bagi rakyat Papua untuk hidup lebih baik, lebih adil, lebih aman, lebih damai, lebih sejahtera dan lebih maju.
“Untuk itulah saya putuskan untuk tetap melanjutkan dan mewujudkan konsep pembangunan dan Visi misi Papua Baru,” katanya.
Terkait dengan strategi untuk menang di pilkada, sambil tersenyum ADO mengatakan soal strategi yang jelas itu rahasia nanti kita lihat di lapangan.
“Yang jelas saya bersama tim akan melakukan yang orientasinya langsung ke masyarakat,” katanya.
Diakui ADO, selama Pilkada Gubernur di Papua tidak ada calon perseorangan atau independen, kali ini baru ada calon perseorangan yang ikut mendaftar, kalau KPU Provinsi Papua besok meloloskan dirinya, maka inilah saatnya Calon Gubernur Papua Independen memimpin.
“Kita akan buat Terobosan dan Inovasi yang luar biasa, demi mencapai target supaya terjadi Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan bagi masyarakat di Provinsi Papua, itu tekad dan komitmen saya untuk masyarakat Papua,” pungkasnya.**








































