Kepala BNNP Papua Apresiasi Deklarasi Satu Juta Jiwa Lawan Narkoba

0

JAYAPURA – Kepala BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi ) Papua  Brigjen Pol. Drs. Rahmat Hidayat mengapresiasi “Deklarasi satu juta jiwa lawan Narkoba demi masa depan generasi muda” yang digagas DPW LAN (Lembaga Anti Narkoba) Papua, Kamis (30/3) di SD YPK Ifar Babrongko Kampung Yoboi Sentani.

Dikatakannya, untuk menyelamatkan generasi emas Papua dari jerat narkoba bukan hanya tugas BNN saja  tetapi seluruh masyarakat, demikian juga dengan penanganan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri.

“ Baru-baru kami menangkap pembawa 5 kg ganja dari perbatasan PNG. Ganja yang masuk ke Jayapura rata-rata dari PNG, karena diperbatasan kita ada yang dijaga dan ada yang tidak yaitu melalui jalan tikus,” katanya.

Diakuinya, banyak anak-anak yang sudah menjadi korban dari penyalahgunaan ganja, biasanya diperkenalkan dulu dengan rokok kemudian di campur dengan daun ganja.

“Modus mereka pertama-tama di kasih gratis dulu, kalau sudah kecanduan baru harus beli,” katanya.

Ketua DPW LAN Papua Izak R Hikoyabi mengatakan. digagasnya “Deklarasi satu juta jiwa lawan Narkoba demi masa depan generasi muda” berawal dari keresahan melihat anak-anak  banyak yang sudah menjadi korban narkoba.

“Anak-anak ini masa depan Papua, jadi harus diselamatkan dari bahaya narkoba, miris sekali ada anak usia 5 tahun sudah menjadi korban narkoba, jadi saya berfikir harus ada gerakan untuk lawan narkoba,” katanya. 

Diakuinya, 30 Maret 2023 merupakan titik awal untuk menjangkau anak-anak sekolah,  data terakhir  yang masuk di DPW LAN usia 5 tahun sudah ada yang menggunakan narkoba.

“Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Serui, Biak, Waropen dan Supiori peredaran narkoba disana juga cukup mengkhawatirkan,” katanya.

Dari ke khawatiran inilah LAN Papua mencari sebuah formula agar generasi emas Papua terbebas dari jerat narkoba.

“Jadi mulai dari  anak-anak SD inilah kami mulai mengenalkan bahayanya narkoba, karena korban penyalahgunaan narkoba rata-rata anak yang belum tahu bahayanya narkoba,” terangnya.

Terkait dengan penandatanganan deklarasi lawan narkoba, lanjutnya,  akan digaungkan di seluruh Papua.

“Kampung Yoboi menjadi triger karena dari kampung inilah yang membawa perubahan,  sebuah transformasi gerakan dan terobosan yang kita mulai dari anak anak kecil,” katanya.

Sementara itu Kepala Kampung Yoboi Van Tokora mengatakan, apa yang dilakukan hari ini harus ditindaklanjuti oleh Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Keerom, Sarmi dan kabupaten lainnya di Papua.

“Gerakan ini penting, karena ada keterlanjuran  selama ini, sudah ada remaja dan dewasa pengguna narkoba, jadi sekarang anak-anak inilah yang harus diselamatkan,” katanya.

Ia pun menghimbau kepada para orang tua untuk menjaga anak-anaknya dari pengaruh bahaya narkoba.

Sekedar diketahui, “Deklarasi satu juta jiwa lawan Narkoba demi masa depan generasi muda”  dilaksanakan di SD YPK Ifar Babrongko Kampung Yoboi Sentani, diwarnai dengan penandatanganan deklarasi lawan narkoba, dan penyerahan bantuan bola volly. **

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini