JAYAPURA – Meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 di Papua menandakan bahwa pandemi virus tersebut belum berakhir, dan masih bersifat dinamis.
Meski pun kelonggaran (relaksasi ,red) pembatasan sosial selektif diberlakukan pemerintah, namun masyarakat diminta untuk tetap mentaati protokoler kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan. Masyarakat diminta untuk tidak menganggap diri kebal terhadap Covid-19.
“Angka harian positif Covid-19 di Papua masih bersifat dinamis. Masih akan naik terus angkanya, untuk itu saya harapkan jangan dengan adanya kebijakan relaksasi ini masyarakat justru menganggap enteng virus ini,” kata Juru Bicara Satgas Pencegahan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule dalam siaran virtualnya, Rabu (10/6) malam.
Sumule mengakui jika tingkat kesembuhan pasien positif di Papua terus meningkat. Namun, tingkat penularannya justru lebih tinggi secara kumulatif, setiap harinya.
Terhitung Rabu (10/6) malam, total pasien positif Covid-19 di Papua mencapai 1.147 pasien. Jumlah ini termasuk dari adanya 37 pasien baru yang dinyatakan positif Corona.

Penambahan 37 kasus baru itu berasal dari Kota Jayapura 16 pasien, Kabupaten Mimika 11 pasien, Biak 9 pasien, dan Kabupaten Jayapura 1 pasien.
Sementara, sebanyak 14 pasien dinyatakan sembuh. Mereka berada di Mimika sebanyak 11 orang, Kota Jayapura 2 orang, dan Kepulauan Yapen ada 1 orang.
“Di banyak tempat ada gelombang kedua yang lebih dahsyat. Mengingat saat ini ada kebijakan relaksasi, untuk itu kita terus antisipasi jangan lagi ada transmisi import. Saat ini saja yang transmisi lokal belum beres. Covid-19 ini masih sangat dinamis di Papua,” kata Sumule.
Data yang diperoleh Bintang Papua Online, saat ini terdapat 14 kabupaten/kota di Papua yang terpapar Covid-19. Dari ke-14 ini terdapat 5 daerah dengan kasus tertinggi yakni Kota Jayapura dengan 564 kasus, dimana 498 orang sedang dirawat, 58 orang sembuh, 8 orang meninggal, ODP 824 orang, dan PDP ada 75 orang.
Kemudian, Kabupaten Mimika terdapat 312 kasus, dimana 168 pasien sedang dirawat, 139 orang sembuh, 5 orang meninggal, ODP 1.650 orang dan PDP 10 orang.
Kabupaten Jayapura terdapat 116 kasus, dimana 73 pasien sedang dirawat, 42 orang sembuh, 1 orang meninggal, ODP 98 orang, dan 42 orang PDP.
Biak ada 49 kasus, dimana 29 sedang dalam perawatan, 20 orang sembuh, dan PDP ada 13 orang.
Sedangkan di Kabupaten Keerom terdapat 28 kasus, dimana 13 orang sedang dirawat, 15 orang sembuh, dan PDP sebanyak 509 orang. (tambunan)








































