Pemkab Perkuat SDM Ajudan Pimpinan di Jayawijaya

0
Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Jayawijaya bersama peserta pelatihan sespri, walpri, ajudan dan sopir dalam kegiatan pelatihan bagi sespri, walpri, ajudan dan sopir pimpinan di Lingkungan Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (25/11) 2025.

WAMENA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat sumber daya manusia atau SDM ajudan, sekretaris pribadi (sespri), pengawal pribadi (walpri), sopir pimpinan di lingkungan pemerintahan setempat.

Bagian Protokoler Setda Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menggelar pelatihan bagi sespri, walpri, ajudan dan sopir pimpinan di Lingkungan Pemkab Jayawijaya, Selasa (25/11) 2025.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan pelatihan ini sangat penting untuk mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi dari ajudan, sespri, walpri dan sopir.

“Kami berharap setelah pelatihan yang diikuti ini mereka dapat lebih baik dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada pejabat di lingkungan Pemkab Jayawijaya,” katanya kepada wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Menurut dia, tupoksi dari ajudan, sespri, walpri dan sopir itu secara mekanisme telah diatur baik dalam menjaga dan melindungi pejabat negara mulai presiden, menteri, gubernur dan bupati.

“Pemahaman mengenai mekanisme tata cara pengawalan harus diajarkan, diperkuat sehingga dalam menjalankan tugas di lapangan dapat maksimal tetapi tidak menghilangkan nilai-nilai kesopanan,” ujarnya.

Dia menjelaskan tata cara protokoler dalam melayani pejabat negara ada pendidikan yang harus diikuti dalam jangka waktu tertentu.

“Pendidikan secara singkat akan diberikan oleh pemateri dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) selama sehari di Wamena. Kami berharap pelatihan singkat ini benar-benar dapat bermanfaat bagi peserta yang merupakan ajudan, sespri, walpri dan sopir pejabat di lingkup Pemkab Jayawijaya,” katanya.

Dia menambahkan setelah mengikuti pelatihan ini maka ke depan para ajudan, sespri, walpri dan sopir dalam langsung mempraktikannya sehingga pejabat yang dikawal merasa aman tetapi nilai-nilai budaya dan adat tetap terjaga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini