
WAMENA-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kampung Batu Merah, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan Frans Kogoya menyalurkan bahan pokok atau Bapok untuk mencegah stunting atau pertumbuhan lambat yang berlangsung di kantor kampung, Minggu (9/11) 2025.
Bantuan yang disalurkan di antaranya beras, minyak goreng, telur, susu kaleng, gula pasir, susu dancow dan garam atau penyedap rasa yang diterima oleh penerima mantaan yakni bayi, balita, ibu hamil dan lansia.

Kepala Kampung Batu Merah, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan Frans Kogoya menyerahkan bantuan stunting bagi bayi, balita, ibu hamil dan lansia yang berlangsung di kantor kampung, Minggu (9/11) 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kampung Batu Merah Frans Kogoya mengatakan penyaluran dana desa sesuai petunjuk dialokasikan untuk program pencegahan stunting di Kabupaten Jayawijaya.
“Untuk itu, dari kurang lebih dana desa Rp600 juta kami sisihkan untuk pembelian bapok yang bergizi seperti telur, beras, minyak goreng, penyedap rasa dan kebutuhan lain yang langsung diberikan kepada bayi, balita, ibu hamil dan lansia di Kampung Batu Merah,” katanya kepada wartawan usai penyaluran.
Frans menyebut alokasi dana desa juga diperuntukan untuk pembangunan jalan-jalan masuk ke setiap lorong untuk memudahkan masyarakat beraktivitas serta telah dibagi bantuan langsung tunai atau BLT kepada 42 penerima manfaat.
Selain itu, bantuan juga diberikan untuk mendukung aktivitas pertanian dan peternakan seperti pembangian sekop, parang dan bibit sayuran, bibit ternak babi serta penyediaan sumur bor bagi masyarakat.
“Kami berharap dengan alokasi dana desa yang disalurkan dapat bermanfaat sepenuhnya bagi masyarakat di Kampung Batu Merah sehingga kesejahteraan dan pemenuhan hak dasar terpenuhi,” katanya.
Dia menambahkan pembagian BLT setiap kepala keluarga (KK) menerima Rp500 ribu, siswa SMP-SMA menerima Rp400 ribu, siswa SD memperoleh Rp300 ribu, dan anak-anak Rp200 ribu.
“Ini merupakan kebijakan yang kami ambil supaya seluruh masyarakat di Kampung Batu Merah menerima manfaat langsung dari dana desa sehingga membantu perekonomian mereka. Penerima manfaat sebenarnya hanya 42 orang, tetapi kebijakan kami maka hampir 500 masyarakat memperoleh dana desa itu,” ujarnya.
Di tempat yang sama salah satu tokoh masyarakat Kampung Batu Merah Basir Yanto mengucapkan terima kasih atas bantuan BLT dan bantuan untuk pencegahan stunting yang diberikan oleh kepala kampung.
“Kami berharap bantuan ini terus dapat berikan pada dana desa selanjutnya kepada masyarakat penerima manfaat serta dukungan pembangunan infrastruktur supaya kesejahteraan terus dirasakan,” katanya.









































