JAYAPURA – Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Dan di Provinsi Papua, ada 11 kabupaten yang melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan itu. Salah satunya adalah Kabupaten Merauke. Untuk itu, Kepolisian Resor (Polres) Merauke telah menyiapkan 577 personil untuk mengamankan pesta demokrasi tersebut.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ary Purwanto,SIK melalui Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Erol Sudrajat,S.Sos.,M.Si mengatakan, 577 personil itu akan dilibatkan langsung dalam pengamanan pelaksanaan pilkada Merauke 2020 mendatang.
“Dan terdapat pasukan cadangan dari Brigade Mobile (Brimob) Merauke 100 personil serta kodim 1707/Merauke juga 100 personil,” kata AKP Erol Sudrajat dalam rilis yang diterima Bintang Papua Online, Kamis (30/7).
Menurutnya, dengan jumlah personel yang telah disiagakan itu, cukup untuk melaksanakan pengamanan pilkada Merauke.
“Apabila eskalasi meningkat dari Polda Papua sudah menyiagakan personil untuk memback up Polres Merauke,”ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Iptu Budi Santoso,S.Sos mengatakan, sejauh ini belum ada petunjuk teknis terkait pelaksanaan kampanye di masa pandemik covid-19.
Namun lanjut Iptu Budi, pihaknya tetap memberikan ijin dengan mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) tentang perijinan dimana dalam masa pandemik ini setiap kegiatan harus dilengkapi dengan surat dari tim gugus tugas covid-19.
“Potensi kerawanan menjelang pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Merauke seperti money politik sangat berpotensi memicu konflik. Sehingga KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara harus netral, apabila tidak netral bisa dilaporkan ke DKPP. Dan apabila TNI / Polri tidak netral akan dilakukan sidang kode etik,” tuturnya.
Ditambahkannya, warga Merauke harus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Mari bangun komunikasi dengan pihak penyelenggara KPU dan Bawaslu, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para peserta Pemilu,” ucapnya.
“Kedepan kita akan laksanakan coffe morning bersama, laksanakan ibadah bersama, dan akan kita latihkan bersama sehingga tercipta pilkada yang aman, demokratis, damai dan sejuk,” sambungnya.
Iptu Budi pun mengajak, seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Merauke sebagai zona damai dan zona cinta kasih.
“Polri siap amankan setiap tahapan pilkada bupati dan wakil bupati Merauke 2020. Pengamanan tahapan pilkada serentak dimulai pada September sedangkan pencoblosan di TPS pada tanggal 9 Desember 2020,” pungkasnya.(nik)








































