Intan Jaya — Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan berupa 40 unit mesin sensor dan 80 paket alat pertukangan kepada para tukang lokal, Kamis (13/11). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, SH,MH kepada perwakilan penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial Intan Jaya, Nataniel Kobogau, SE, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan untuk memberdayakan tukang dan operator lokal yang selama ini aktif bekerja di bidang pertukangan.
“Situasi keamanan di Intan Jaya masih kurang kondusif, sehingga banyak tukang dari luar daerah tidak berani masuk ke kampung-kampung atau distrik yang jauh dari ibu kota kabupaten. Karena itu, pemerintah berinisiatif memfasilitasi alat pertukangan agar masyarakat lokal bisa bekerja mandiri,” jelas Kobogau.
Ia menambahkan, melalui bantuan ini para penerima dapat belajar mengoperasikan mesin sensor, sawmil, bor, hingga alat pertukangan lainnya seperti martil, pahat, dan meteran. Tujuannya agar mereka bisa menjadi tukang terampil yang nantinya dilibatkan dalam proyek-proyek pembangunan pemerintah seperti rumah, gedung sekolah, puskesmas, dan posyandu di wilayah pedalaman.
“Kalau mereka sudah mahir, pemerintah akan memakai tenaga mereka untuk membantu pembangunan di distrik-distrik dan kampungl. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh penghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Pemerintah juga memberikan motivasi agar para tukang lokal terus mengembangkan keterampilan hingga mampu bekerja secara profesional.
“Intinya, kami berharap masyarakat penerima manfaat benar-benar memiliki skill dan menjadikannya profesi tetap. Dengan begitu, mereka bisa mandiri, berpenghasilan, dan berkontribusi membangun daerah,” pungkas Kobogau.**









































